Khamis, 30 Januari 2014

Epilog

Pintu kamar diketuk berulang ulang kali. Kelihatan seorang wanita berpakaian t-shirt berwarna ungu dan skinny pants bercorak belang harimau bintang tercegat di depan pintu.

"Are you okay, darla?" Audy terus menyoal. Tania hanya tersenyum. Pahit saja riak mukanya.

"Okay lah der. Nothing I need to worry about walaupun orang yang I dah mula sayang dah tak de," Dia terus membelek-belek album kenangannya bersama Farhan dahulu. Saat mereka bermanja manja di atas padang, foto pra perkahwinan mereka.

"By the way, how's your face? Your nose? Ada doktor tu cakap apa-apa tak? Doktor tu pun cun gak. You tak nak usha ke?"

"Sial lah lu. Dia bukan taste aku. Jambu sangat. Rasa nak termuntah aku," Tania hanya ketawa.

"Kau tu lah. Gi lah couple dengan dia. Balak mantap, kaya harta bende. Kereta bape bijik kau nak mesti dia kasi punyalah," Audy terus memberikan pendapatnya yang Tania rasa memang tak patut.

"Lupakanlah si Farhan tu. You tau kan apa dia dah buat dekat I dulu?" Gertak Audy. Buku lima digenggamnya erat erat.

Tania hanya terus ketawa.
"Cantik tak acting I? Tak sia sia kau tukar identiti kau," audy menarik nafas lega.

"Ini Tania Yasmin Abdul Rahman lah. Jahat tak I?"
"Jahatlah juga. Ada bakat nak jadi Mona Fendi,"

Derai ketawa mereka terus memecahkan ruang sunyi udara.

"Kalau rasa sayang tu tak timbul, aku dah lama cincang dia, kau tahu," sambung Tania. Mereka ketawa lagi.

Selasa, 28 Januari 2014

Gadis ciptaan Allah adalah istimewa.

Read this, Gadis.

Ketika Allah menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,"Mengapa begitu lama engkau menciptakan wanita,ya Allah??"

Lalu Allah menjawab,"Sudahkah engkau melihat setiap detail yang telah aku ciptakan untuk wanita?"        

Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan kerisauan,dan semua itu hanya dengan dua tangan".         

Malaikat menjawab dan takjub,"Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!

Allah menjawab,"Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan boleh bekerja 18 jam sehari".

Malaikat mendekati dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,"Ya Allah, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?"
Allah menjawab,"Itu tidak seperti apa yang kau bayangkan, itu adalah air mata." "Untuk apa???", tanya malaikat.

Allah  melanjutkan,"Air mata adalah salah satu cara dia menunjukkan kegembiraan, kerisauan,cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan,serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona lelaki,ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki oleh wanita. Dia dapat mengatasi beban lebih baik dari lelaki,dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri, dia mampu tersenyum ketika hatinya menjerit kesedihan, mampu menyanyi ketika menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa ketika ketakutan. Dia          berkorban demi orang yang dicintainya, dia  mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang, dia gembira dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran. Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat          menyembuhkan luka.

Allah S.W.T berfirman:"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia          diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan." "Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima          penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya. "

"Aku memberinya kekerasan untuk          membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh." "Aku memberinya kepekaan untuk          mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan,bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya." "Aku memberinya kekuatan untuk menyokong suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya."         

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu." "Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan."         

"Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk tubuh yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada."        

"CINTANYA TANPA SYARAT. HANYA ADA SATU  YANG KURANG DARI WANITA,DIA SELALU LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA..."